Gubernur Lukas Enembe jika tidak bisa Koreksi diri,tidak perlu jadi Gubernur Papua

Jakarta,metronewstv.com Lukas Enembe itu Gubernur kalau tdk bisa dikoreksi jgn paksa diri jadi gubernur. Ingat Jabatan Gubernur Lembaga milik rakyat bukan warisan milik kelompok. 
Saya orang budaya saya soroti Budaya bukan agama. Agama apa silahakan karena agama manapun gejala baru Papua, bukan Tuan Tanah. Saya Tuan Tanah penguasa Lembah Balim. DNA saya jelas bukan manusia pinggiran tak berbudaya.ungkap Ismail Asso kepada wartawan (15/10/2022)

Menurutnya,orang Papua yang beradat istiadat LAPAGO sudah terdegradasi kebudayaan karena Gereja memusnahkan kebudayaan Asli Papua khususnya Adat LAPAGO.

Ia juga mengatakan,Pendekatan agama Katolik dengan akulturasi dan inkulturasi budaya fi Lembah Baliem, pada hakekatnya endingnya hadir mau mengalahkan dna akhirnya mau mencabut manusia lembah Baliem dari akar akar Adat tradsisi budaya sejatinya.tegas Ismail Asso,.

Model Katolik sama dengan di Amerika Latin dalam penghancuran peradaban suku Indian.

Jadi apa yang saya soroti dari perspektiv adat tradisi budaya Lapago.

Bagi saya mereka yang mengaku orang adat adalah lembaga adat bentukan penjajah budaya Papua. Penjajah yang saya maksudkan adalah hegemoni agama dan pemerintahan berwajah kolonialisme entah Belanda maupun hari ini Indonesia.

Siapapun Lukas Enembe bagi saya dia cacat moral secara tradisi di adat budaya dan sebagai seorang pejabat negara.

Hanya satu pilihan mundur dari Gubernur karena alasan fatsun politik lalu serahkan diri ke kpk RI agar membuktikan dirinya tak korupsi.

Catatan: Sakit Pak LE itu sakit permanen kutukan alam Papua karena banyak melanggar tradisi adat budaya Lapago.

Semoga anda paham maksud dengan kepala dingin.

Makasih.. saya bukan Ustadz dan Bukan Haji juga bukan Kepala Suku, saya hanya seorang Ismail Asso tanpa embel-embel semua atribut itu.pungkasnya


Laporan:Muis


Post a Comment

Previous Post Next Post